Salah satu kebutuhan kampanye yang umum adalah pembuatan kalender untuk pilkada 2024. Kalender custom yang bisa disesuaikan desain dan ukurannya agar mendukung kampanye para calon kepala daerah.
Kalender masih memberikan manfaat besar untuk keperluan kampanye meski di tengah gempuran media digital. Apa alasan kampanye dengan kalender dinilai cukup efektif dan bagaimana tips memaksimalkan kampanye ini?
Kalender sebagai Alat Pengingat Efektif bagi Pemilih
Orang-orang sekarang mungkin bisa melihat kalender melalui telephone pintar mereka. Namun, kalender tradisional lebih memudahkan karena bisa langsung lihat ke dinding atau meja tempat kalender diletakkan.
Hampir setiap hari dan bahkan bisa beberapa kali dalam sehari untuk seseorang mengecek kalender. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa kalender bisa jadi media yang sangat efektif untuk kebutuhan promosi termasuk kampanye.
Kalender dapat dipersonalisasi dengan desain yang dikehendaki agar mendukung kampanye para calon pemimpin daerah. Misalnya, menambah foto calon gubernur, bupati atau walikota dan partai pengusung. Termasuk nomor kandidat di surat suara agar calon pemilih tahu dimana harus mencoblos.
Dengan gambar atau foto calon kepala daerah yang terpampang di kalender, maka secara otomatis orang akan melihatnya saat mengecek tanggal. Dengan demikian, orang-orang akan lebih sering melihat dan mudah untuk mengingat nama kandidat yang dijagokan tersebut.
Selain itu, kalender juga bisa jadi media kampanye yang bertahan cukup lama. Sebab, sebagian besar akan menggunakan kalender tersebut hingga berganti tahun.
Dibandingkan media promosi lain seperti brosur, kalender akan lebih berguna bagi masyarakat. Kalender dapat dipasang di dinding rumah atau diletakkan di atas meja kerja yang akan terlihat sepanjang waktu.
Dengan kata lain, kalender bisa jadi media kampanye yang akan terus bekerja selama 24 jam. Kalender untuk pilkada 2024 yang disimpan calon pemilih akan mengingatkan mereka dengan partai atau nama calon kepala daerah.
Manfaat dalam Mencatat Tanggal-tanggal Penting dan Memperkuat Branding Kandidat
Dari sekian banyak produk atau media kampanye, kalender custom menjadi salah satu media yang efektif sekaligus memiliki nilai manfaat. Kebanyakan orang masih menggunakan kalender kertas untuk pengingat hari dan tanggal.
Besar kemungkinan kalender kampanye akan disimpan daripada dibuang seperti selebaran kertas lainnya. Para calon pemilih juga akan lebih sering melihat kalender yang memang mereka butuhkan sehari-hari.
Anda bisa menggunakan kalender poster sebagai media kampanye yang lebih murah dibanding kalender 3-12 halaman. Anda dapat memasukkan tanggal-tanggal penting seperti hari pencoblosan atau tanggal pilkada serentak. Jadi, pemilih dapat mengingat kapan hari H dengan kalender yang dipersonalisasi ini.
Kalender pilkada juga bisa dikreasikan sesuai dengan kebutuhan kampanye. Tampilan yang lebih variatif menghadirkan media kampanye yang lebih menarik.
Tips Desain dan Distribusi untuk Memaksimalkan Dampak Kalender Terhadap Kampanye Pilkada
Percetakan kalender untuk pilkada 2024 cukup tinggi mengingat media kampanye ini masih banyak diminati. Lantas, bagaimana cara menggunakan kalender agar kampanye pilkada dapat berjalan maksimal?
1. Memperhatikan Kualitas Material
Jika ingin menarik hati para partisipan, maka sebaiknya selalu perhatikan kualitas material untuk kalender pilkada. Sebagus apapun gambar atau desain kalender, material kertas dan percetakan yang buruk akan menurunkan kualitas secara keseluruhan.
Dengan memberikan kalender yang bagus dan berkualitas, dapat menjadi cerminan dari personal branding calon kepala daerah. Kualitas kertas, percetakan, dan desain kalender akan mempengaruhi penilaian para pemilih terhadap kandidat tersebut.
Umumnya, kalender kampanye menggunakan material kertas seperti art cartoon dan duplex. Sedangkan untuk ukurannya adalah kertas A3+ atau 32 cm x48 cm dengan cetak 1 sisi full color.
2. Sesuaikan Desain dengan Target Pemilih
Dalam menentukan desain kalender, akan lebih baik jika Anda mempertimbangkan target pemilih. Misalnya, kalender yang akan dibagikan ke pemilih muda bisa menggunakan desain yang cheerful, penuh semangat, dan menggambarkan semangat muda.
Sebaliknya, jika kalender diperuntukkan bagi pemilih kalangan orang tua, bisa pilih desain yang kalem. Dengan desain yang menyesuaikan selera dari masing-masing, lebih besar kemungkinan untuk kalender tersebut digunakan atau dimanfaatkan oleh para pemilih.
3. Menyisipkan Elemen-elemen yang Berkaitan dengan Kandidat
Sesuai dengan tujuan pembuatan kalender untuk pilkada 2024 yakni sebagai media kampanye, maka desain kalender jangan hanya gambar atau wallpaper yang keren. Anda juga perlu menyisipkan elemen-elemen penting seperti nama calon kepala daerah, nama partai, nomor di surat suara, dan lain sebagainya.
Tonjolkan warna dari partai asal atau partai pengusung dari kandidat kepala daerah. Misalnya, kalender dengan warna merah menyala, maka orang-orang bisa menebak dari mana partai asal kandidat tersebut. Perhatikan juga keserasian warna agar calon pemilih bisa mengingat siapa yang harus dicoblos.
Usahakan untuk menggunakan foto atau gambar milik sendiri. Jika ingin menggunakan gambar tertentu agar lebih menarik, pastikan memilih gambar atau karya seni bebas royalti.
Namun, kalender dengan foto dari calon kepala daerah saja akan lebih simple dan terkesan eksklusif. Anda mungkin perlu mengambil foto dengan jasa profesional agar hasilnya bagus dan menarik untuk dicetak di kertas kalender.
4. Tetap Mengutamakan Fungsionalitas Kalender
Meskipun kalender untuk pilkada 2024 adalah media promosi politik, namun Anda sebaiknya tetap mengedepankan fungsi dari kalender itu sendiri. Artinya, kalender pilkada tidak hanya menonjolkan desain menarik untuk kampanye tetapi mencantumkan informasi lengkap seperti kalender pada umumnya.
Mulai dari tanggal nasional untuk 12 bulan, tanggal merah untuk hari libur agama, hari libur nasional, dan cuti bersama, serta penanggalan Jawa, Hijriah, dan lainnya. Dengan melengkapi semua unsur penting tersebut, kalender pilkada tetap menjalankan fungsi kalender seperti seharusnya.
5. Pendistribusian Sesuai Jadwal Kampanye
Mengingat kalender pilkada termasuk alat peraga untuk promosi politik, maka sebaiknya Anda membagikan kalender tersebut jika memang sudah masuk jadwal kampanye. Jika terlalu awal, bukan hanya melanggar ketentuan KPU tetapi mungkin juga akan memberikan kesan kurang baik di mata pemilih.
Pendistribusian kalender untuk kampanye dapat disalurkan ke wilayah-wilayah sesuai dengan daerah pemilihan kepala daerah terkait. Lebih efektif jika Anda menyalurkan ke daerah-daerah yang dianggap menjadi basis pendukung terbesar. Namun, bisa dimaksimalkan dengan membagikan ke daerah lain yang dianggap potensial.
FAQ
Kapan Pilkada Serentak 2024?
Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis jadwal pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2024 akan dilaksanakan pada 27 November.
Kapan Kampanye Pilkada 2024?
Pelaksanaan kampanye dimulai pada hari Rabu, 25 September 2024 dan terakhir pada hari Sabtu, 23 November 2024.
Pilkada Serentak 2024 Daerah Mana Saja?
Pilkada 27 November 2024 akan diikuti oleh 37 provinsi, 508 kabupaten/ kota
Cetak Kalender Pilkada Dimana?
Cetak kalender untuk pilkada 2024 dengan hasil berkualitas bisa di POB
Bagaimana Cara Pesan Kalender Partai untuk Pilkada?
Pesan kalender melalui percetakanonlinebandung.com atau menghubungi kami langsung di alamat Jl. Ahmad Yani No. 757, Bandung. Nomor telephone/WhatsApp: 081211831083.
